MATIUS 10:16b
“Sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.”
1. 1. Menjadi bijaksana, menyesuaikan diri
Dunia di mana kita berada memberi banyak komentar atas diri kita. Sehingga tak jarang kita mengalami keadaan begini salah begitu salah. Apa yang diharapkan Tuhan yaitu agar kita bijaksana seperti Salomo, seperti Yesus yang memberikan jawaban yang tepat kepada orang Farisi saat itu – siapa yang tidak berdosa hendaklah ia yang pertama melempari perempuan ini dengan batu.
2. 2. Kesiapan mental
Manusia harus siap mental sejak awal. Cukup banyak tawaran dunia ini yang acapkali membuat kita terpengaruh, terperangkap seperti istri Lot yang cinta akan hartanya, ia tidak siap menerima kepergiannya & meninggalkan Sodom dan Gomora yang penuh kemewahan. Ia berbalik dan akhirnya menjadi tiang garam bukan menjadi garam dunia. Sungguh menyedihkan.
3. 3. Tidak mudah tertipu, sehingga tidak mudah tersandung.
4. 4. Jangan cepat berkomentar, sebaiknya berpikir dulu sebelum bertindak.
Lidah memang tak bertulang. Untuk itu lidah ini kita gunakan untuk mengeluarkan kata-kata yang baik, tidak menyinggung sesama, dan berkata dengan penuh ketulusan, orang lain terberkati dan kata-katanya pas di hati, tidak mengundang emosi orang lain.
Allah menyediakan samudera dan juga gelombang. Allah tidak menciptakan kita di dunia ini untuk maksud yang tidak jelas. Allah menunjuk kita menjadi orang yang berguna bagi orang lain walaupun terkadang ada gelombang menghadang.
Adakah kita dapat berselancar tanpa gelombang?
Adakah layang-layang dapat naik ke atas langit biru tanpa angin kencang?
Tuhan menyediakan itu sebagai batu loncatan kita. Semua sangat indah. Dan itu menuntun kita untuk maju. Jangan mudah putus asa, maju dan maju terus. Mohonkan tuntunan Tuhan senantiasa. Karena tanpa Tuhan, semua rencana tidak akan berhasil.
Jadi, kita harus berbuat sesuat hal yang tidak membuat orang lain sengsara. Cita cita kita tercapai, orang lain pun sejahtera. Yang terpenting adalah : Orang bijaksana mempersiapkan diri sebelum hari itu tiba. AMIN
dari khotbah : 16 November 2014
By_yeniberkatlase
Tidak ada komentar:
Posting Komentar